GPS menjawab kendaraan berada di mana. FleetSumo memastikan kendaraan layak jalan.
Banyak perusahaan sudah memasang GPS di setiap kendaraan, tetapi tetap kesulitan menjawab pertanyaan yang paling menentukan: berapa biaya sebenarnya per kendaraan bulan ini, kendaraan mana yang tidak layak jalan hari ini, dan mengapa unit tertentu terus masuk bengkel.
FleetSumo adalah sistem pengelolaan armada terintegrasi dari Pilarmedia Indonesia, dibangun di atas kapabilitas FMS SOLOG. Positioning kami jelas: Beyond Tracking. Total Fleet Cost Control.
Tanda armada masih dikelola lewat Excel dan grup WhatsApp
Sebelum bicara fitur, ada baiknya mengenali kondisi yang paling sering terjadi di lapangan. Jika sebagian besar poin di bawah ini terasa familiar, armada Anda kemungkinan besar belum berjalan di atas satu sumber data.
- Data kendaraan, status operasional, dan lokasi tersebar di banyak file dan tidak real-time.
- Maintenance insidentil dan berkala tidak terjadwal, sehingga muncul downtime dan biaya tak terduga.
- Stok sparepart tidak akurat; permintaan, pembelian, dan pemakaian tidak saling terhubung.
- Umur, posisi, rotasi, vulkanisir, dan penghapusan ban tidak termonitor.
- STNK, KIR, asuransi, dan izin trayek rawan terlambat diperpanjang.
- Reminder, notifikasi, dan approval masih dijalankan manual.
- Biaya maintenance, sparepart, ban, BBM, dan vendor tidak transparan.
- Data historis tersebar sehingga analisis dan keputusan menjadi lambat.
Lima alasan utama memilih FleetSumo
1. Satu sumber data, bukan sekadar satu peta
Pusat arsitektur FleetSumo adalah Master Vehicle sebagai sumber data utama setiap aset. Identitas kendaraan, spesifikasi, konfigurasi sumbu, driver, pool, dokumen, dan status operasional berada di satu tempat. Dari satu layar, Anda dapat menelusuri riwayat kilometer, maintenance, ban, dokumen, BBM, hingga hasil P2H.
2. Perawatan yang terjadwal, bukan yang menunggu rusak
Scheduled maintenance berjalan berbasis waktu atau kilometer dengan reminder otomatis H-7, H-3, dan H-1. Incident maintenance menangkap temuan di luar jadwal melalui P2H atau checklist, lalu diklasifikasikan Minor, Moderate, atau Major sebelum masuk estimasi dan approval. Keduanya bermuara pada satu alur kerja yang sama.
3. Vehicle lock sebagai pengaman kepatuhan
FleetSumo dapat mengunci kendaraan secara otomatis ketika muncul temuan P2H kritis, ketika jadwal maintenance tiba atau terlewati, atau ketika dokumen kedaluwarsa. Kendaraan berstatus locked tidak dapat dipakai di modul operasional dan Surat Jalan, sehingga kebijakan keselamatan ditegakkan sistem.
4. Lifecycle ban dan sparepart yang benar-benar terlacak
Ban dikelola penuh dari master, stok, pemasangan per sumbu dan posisi, monitoring umur berbasis KM, assessment kondisi, rotasi, vulkanisir, write off, sampai penjualan ban bekas. Di sisi sparepart, permintaan lahir dari rencana maintenance dan SPK, lalu pemakaian mengurangi stok secara real-time.
5. Biaya yang transparan dan dapat diaudit
Setiap estimasi dibandingkan dengan realisasi. Biaya direkap per kendaraan dan per periode, mencakup jasa, material, sparepart, dan pekerjaan tambahan. Invoice bengkel dan tagihan vendor divalidasi terhadap PO serta penerimaan barang sebelum dibayar. Pada implementasi yang terintegrasi dengan SOLOG, pencatatan jurnal dapat dibuat otomatis menurut akun dan cost center.
Perbedaan dengan GPS dan FMS pada umumnya
GPS adalah salah satu sumber data di FleetSumo, bukan inti tunggal produk. Kilometer dan pergerakan yang dihasilkan GPS langsung dipakai untuk menghitung jadwal servis, umur ban, konsumsi BBM, dan biaya per kendaraan. Artinya data lokasi berubah menjadi keputusan operasional, bukan berhenti sebagai titik di peta.
- P2H dan checklist untuk deteksi dini kerusakan.
- Incident dan scheduled maintenance dalam satu alur.
- Reminder, approval, dan vehicle lock yang saling terkait.
- Estimasi, pemilihan vendor, SPK, progress, realisasi, QC, hingga serah terima.
- Inventory, procurement, stock control, dan pemakaian sparepart.
- Lifecycle ban sampai rotasi, vulkanisir, write off, dan penjualan scrap.
- Dokumen, perizinan, BBM, biaya, finance, dashboard, dan histori aset.
Hasil yang menjadi sasaran implementasi
- Utilisasi armada meningkat dan operasional lebih efisien.
- Downtime lebih rendah lewat preventive maintenance dan respons insiden yang cepat.
- Kontrol biaya operasional yang transparan per kendaraan dan per periode.
- Persediaan sparepart optimal tanpa overstock maupun stockout.
- Umur ban lebih panjang melalui lifecycle management yang disiplin.
- Kepatuhan dokumen dan perizinan yang terjaga.
- Keputusan cepat berbasis dashboard dan laporan yang terintegrasi.
- Seluruh proses dapat ditelusuri dan diaudit lintas modul.
Siapa yang paling cocok memakai FleetSumo
- Perusahaan logistik dan transportasi.
- Operator armada dan pemilik kendaraan komersial.
- Penyedia layanan rental kendaraan atau alat operasional.
- Perusahaan dengan workshop internal maupun banyak vendor bengkel.
- Organisasi multi-lokasi dengan kebutuhan approval, kontrol aset, dan kepatuhan.
Lihat langsung cara kerjanya pada armada Anda
Cara tercepat menilai kesesuaian FleetSumo dengan operasional Anda adalah lewat sesi demo dan assessment armada. Kami akan menelusuri kondisi armada Anda saat ini, memetakan modul yang relevan, dan menunjukkan alur kerjanya secara langsung.
Email info@fleetsumo.id · WhatsApp 0811 2802 233
Pilarmedia Indonesia — Rungkut Mapan Barat XII/AK-5, Surabaya, Jawa Timur 60293